Panglima Sumpit ada di Bali ? siapa sangka..?

GWK Bali, 12 Januari 2010

Waktu menunjukkan pukul 20.30 wita. Di tengah acara makan malam sebuah perusahaan swasta nasional yang terkemuka, disamping kolam sekelompok pemusik  mulai memainkan musik gamelan khas Bali dengan apik , sambil makan para pengunjung terlihat asyik menikmati alunan musik tersebut.

Sebentar kemudian seorang gadis bali dengan pakaian khas daerah mulai melenggak lenggok dengan gemulai nenarikan tarian khas Bali.  Para pengunjung semakin terpukau dan hanyut dalam alunan musik dan tari, sejurus kemudian mulai terlihat beberapa pengunjung memasuki panggung arena menari, mereka asyik ikut menari bersama gadis penari bali tersebut.

Setelah beberapa lelaki tersebut turun dari panggung, dilanjutkan oleh tampilnya seorang lelaki berbaju batik ke atas panggung, Lelaki tersebut mulai menari dengan gerakan-gerakan khas yang tidak lazim ada di bali, beberapa pengunjung mulai berteriak ..itu tari Dayak.. itu tari Dayak…, laki laki itupun asyik menari dengan iringan musik Bali….

Banyak pengunjung yang kagum dan terheran-heran dengan tarian lelaki tersebut, namun mungkin tak ada satupun yang menyangka Panglima Sumpit bersama mereka.   by. frans aso

♥♥♥ 10 Tempat Bulan Madu Favorit ♥♥♥

Selingan :

Menikmati bulan madu merupakan perjalanan menggairahkan bagi pasangan suami-istri. Namun biasakan Anda merancang perjalanan bulan madu dengan saksama. Tapi, mau pergi ke mana? Bagi pasangan yang baru menikah, perjalanan bulan madu boleh dibilang sama menariknya dengan pesta pernikahan. Sama halnya dengan memilih daerah tujuan bulan madu, merupakan bagian penting yang tidak boleh diabaikan.

The Seychelles

Daerah ini adalah daerah favorit dan menduduki peringkat pertama bagi banyak pasangan bulan madu. Terletak di Samudera Hindia, tempat ini menawakan pantai dengan pasir putih, laut jernih, dan beberapa makanan segar yang unik.

Marrakech, Maroko

Marrakech adalah tujuan bulan madu yang sempurna. Honeymooners bisa beristirahat dan bersantai, sambil menikmati wisata budaya yang luar biasa dan pemandangan kota yang sangat indah. Selain itu honeymooners bisa mencicipi menu masakan lokal yang lezat dan dapat naik unta romantis keliling kota.

Jamaica

Ini adalah daerah bulan madu favorit ketiga yang dipilih honeymooners. Terletak di Laut Karibia, daerah ini memiliki beberapa pantai yang paling indah di dunia yang benar-benar murni.

Las Vegas

Dulu, kota ini dijuluki kota pendosa, tapi citra itu pupus dengan makin banyaknya, pasangan pengantin baru yang menjadikan kota ini sebagai kota tujuan bulan madu. Untuk yang gemar berpetualang dan dugem, kota ini memang sangat cocok untuk didatangi.

Bulgaria

Mungkin kejutan terbesar jika kota Bulgaria masuk dalam daftar. Terletak di Eropa Tenggara, kota ini dikenal memiliki sejarah dan budaya beragam. Pantainya pun kabarnya menawarkan keindahan bagi honeymooners.

New York

Kota yang dikenal dengan julukan The Big Apple juga merupakan kota belanja yang sangat baik di dunia. Belum lagi dengan beberapa tempat wisata menarik. Tidak mengherankan jika tempat ini adalah tempat yang layak Anda kunjungi bersama pasangan sebelum wafat.

Jepang

Sebagai negara adikuasa, dan negara pengekspor ke empat di dunia, tidak mengherankan jika industri pariwisatanya pun mengalami kenaikan luar biasa. Jepang dikenal memiliki keunikan dalam kuliner karena menyehatkan. Khusus tempat wisatanya, Jepang memiliki sejumlah tempat bersejarah yang merupakan tempat favorit untuk berlibur bersama keluarga.

Mesir

Mesir adalah negara yang memiliki segalanya. Mulai dari akses ke Laut Merah, lokasi wisata bawah laut yang menarik, hingga lokasi wisata skuba yang menarik. Pantai di Mesir juga dikenal sangat eksotis dan merupakan satu dari tujuh keajaiban dunia.

Thailand

Thailand lebih dikenal dengan wisata pantai dan keanekaragaman budaya yang menarik. Mulai dari The Temple of The Emerald Buddha, atau wisata belanja di Bangkok yang juga merupakan surga bagi shopacholic (penggemar belanja). Thailand juga dikenal dengan wisata seksnya yang bisa dijadikan ajang uji nyali bagi pasangan pengantin baru.

The Maldives

Maldives adalah satu negara kecil di kawasan Asia. Daerah ini dikenal sebagai negara berkembang dengan pertumbuhan ekonomi yang terus naik dari tahun ke tahun. Di daerah ini, para honeymooners bisa melakukan perjalanan wisata alam, yang memang menjadi ciri khas dari negara ini.

Artis dan Presenter Yoanita berwisata ke Pampang

Minggu, 11 Oktober 2009.  Jam 14.00 s/d 15.00 wita , Pampang lokasi yang terletak di samarinda utara, jalan samarinda -Bontang, dan hanya 20 menit dari terminal Lempake Samarinda.

Joanita PampangSetiap hari minggu  desa Pampang semakin ramai dikunjungi wisatawan. Puluhan Turis asing yang datang kelihatan amat antusias dan kagum dengan seni Budaya Dayak, yang sudah langka ini. Pada minggu ini Balai Lamin Adat Pampang dipenuhi oleh sekitar 400 pengunjung, tempat duduk yang tersedia sudah tidak mencukupi lagi sehingga sebagian dari pengunjung rela berdiri.

Tak kalah menarik perhatian adalah dengan hadirnya Artis dan presenter kondang Yoanita bersama kru. Tak pelak lagi para pengunjung yang datang berebut untuk minta foto bersama Yoanita. Dan dengan senyum dan ramah Artis Yoanita mau meladeni permintaan para pengunjung tersebut.

Memang Pampang adalah Lokasi Etnik yang memiliki magnet kuat bagi para petualang dan wisatawan, mengundang beribu tanya dan rasa penasaran. Pengunjung biasanya ingin secara langsung melihat Lamin (rumah panjang suku dayak) yang biasanya hanya dijumpai di pedalaman hutan Kalimantan.  mereka juga ingin melihat secara langsung kehidupan & adat Istiadat Suku Dayak.  Sehingga tempat yang paling tepat dan paling dekat dikunjungi adalah desa Pampang.

Selain  Artis, Turis Asing, Peneliti dan  Pekerja Seni , pihak yang sering menyaksikan secara khusus atraksi seni di Pampang adalah Instansi dari kesatuan TNI, Kejaksaan, Bank Mandiri. Ironisnya justru instansi yang terkait dengan pariwisata seperti Dinas Pariwisata maupun penda masih terkesan malu malu mengembangkan daerah ini secara profesional.

frans asOBagi para pengusaha di Kaltim,  di Jakarta atau siapa saja yang tertarik mengembangkan Pampang menjadi tempat wisata budaya yang spektakuler seperti halnya di Bali atau Thailand, bilamana dibutuhkan penulis dengan senang hati bersedia membantu untuk memediasi dengan masyarakat Adat.  

“Lebih baik memulai walaupun hal yang kecil, daripada tidak berbuat sama sekali”. (oleh frans aso )

—> Every day of the week Pampang increasingly crowded villages visited by tourists. Dozens of foreign tourists who came seemed very enthusiastic and impressed with the art of Dayak culture, which is rare. In this week Balai Adat Pampang Lamin met by about 400 guests, seats are available are not sufficient anymore, so some of the visitors are willing to stand.

No less interesting is the presence of famous artist and presenter with a crew Yoanita. No doubt the visitors who came to scramble to get photos with Yoanita. And with a smile and friendly Artists will serve Yoanita the visitors request.

It is the location Pampang Cloudy with a powerful magnet for travelers and tourists, inviting thousands of questions and curiosity. Visitors usually want to live to see Lamin (Dayak long house) is usually only found in Borneo forest interior. they also want to see directly the life & indigenous Dayak tribes Istiadat. So that the most appropriate place and the closest village to visit is Pampang.

Apart Artist, Foreign Tourism, Research and Art Workers, who often witnessed the special attraction is the art of Pampang Institution of military unit, Attorney General, Bank Mandiri. Ironically it related agencies such as the Office of Tourism tourism and income still impressed shame shame this area to develop professionally.

Anyone entrepreneurs in East Kalimantan, in Jakarta or anyone interested in developing Pampang become a place of spectacular cultural tourism as well as in Bali or Thailand, if needed writers would gladly help to mediate with Indigenous communities.

“It’s better to start small though, than not doing at all”. (by frans aso)

Published in: on Oktober 15, 2009 at 3:05 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , , , , , , ,

Pampang diserbu 250 personel pasukan Enggang

enseval pampangMinggu,  11 Oktober 2009   Pampang Samarinda, menjadi hari yang bersejarah bagi Desa Pampang.  Sejak pukul 07.30 pagi kesibukan sudah mulai terasa.  Sekitar jam 10 pagi sekitar 250 personel pasukan ENGGANG mulai tiba di Pampang, mereka datang dengan menggunakan 2 buah bus dan belasan mobil….

Di depan Balai Lamin, beberapa tetua adat telah siaga menyambut , dan tepat jam 10.15 wita pasukan ENGGANG tiba didepan Lamin dalam posisi berhadap-hadapan langsung dengan para tetua adat Dayak … beberapa saat kemudian situasi mulai terlihat tegang …

Namun sejurus kemudian, terlihat sambutan dan keakraban diantara mereka…, ternyata pasukan ENGGANG tidak hendak menyerbu Balai Lamin, tetapi mereka sedang mengadakan kunjungan dalam rangka peringatan Ulang Tahun korp mereka  PT. Enseval Putera Megatrading Tbk.  yang sedang merayakan ulang tahun ke. 36.

tumpengPT. Enseval Putera Megatrading adalah Perusahan Besar Farmasi Nasional yang terkemuka di Indonesia, dengan cabang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, dengan jumlah kantor cabang sekitar 40 cabang tersebar dari propinsi DI Aceh sampai dengan Papua.

Minggu, 11 Oktober 2009 menjadi hari yang teramat spesial bagi PT. Enseval cabang Samarinda, karena kedekatan emosional, di sambut dan diberikan ijin oleh para tetua adat Suku Dayak Kenyah untuk menyelenggarakan pesta ulang tahun di Balai Lamin Adat, yang merupakan tempat yang dianggap sakral oleh masyarakat adat .

DoorprizeAcara ulang tahun, tersebut diikuti oleh seluruh karyawan beserta keluarga dan perwakilan dari principal .

Acara dimulai dengan Ritual upacara penyambutan oleh tetua adat sebagai pertanda pengusiran kesialan agar segala keburukan dan kejahatan dihilangkan sehingga acara berjalan dengan lancar. Kemudian dilanjutkan dengan pemakaian Pakaian Adat kepada Pimpinan Rombongan, dan pemberian kalung kepada 12 orang kepala bagian.

GoyangSelanjutnya  rombongan bersama sama berjalan menuju Balai Lamin. Sesampainya di atas Balai Lamin tetua Adat memberikan penyambutan dan menyerahkan tempat untuk bisa dipakai untuk menyelenggarakan pesta Ulang Tahun.

Berikutnya acara ceremonial ulant tahun bisa dilakukan,  acara demi acara berlangsung dengan lancar dan meriah.  Seluruh karyawan terlibat secara antusias dan aktif , sehingga situasi terlihat hidup dan riuh.

IMG_0131Tepat jam 13.30 wita, acara ceremonial Ulang Tahun selesai dan dilanjutkan dengan acara menyaksikan atraksi kesenian daerah Suku Dayak Kenyah.  Balai lamin menjadi penuh sesak karena sekitar 150 pengunjung umum diperbolehkan untuk masuk Lamin untuk menyaksikan Atraksi kesenian daerah tersebut.

JoanitaDiatara kerumunan pengunjung terlihat rombongan Artis Nasional Yoanita.

Jam 14.00 s/d jam 15.00 wita Balai Lamin senantiasa gemuruh oleh tepuk tangan pengunjung yang memberikan applaus atas Atraksi Tarian Suku Kenyah yang amat memukau.

Dalam Tarian Leleng, Pasukan Enggang terlihat dengan bersemangat ikut menari bersama masyarakat Dayak Kenyah Pampang.

Tetua  SukuSekitar jam 16.00 wita setelah puas berfoto-foto, rombongan pasukan ENGGANG ( EPM Samarinda ) berpamitan kepada para tetua adat dan kembali ke Markas Jl. IR Sutami Samarinda.

spandukSELAMAT ULANG TAHUN ENSEVAL, JAYALAH SELALU

ENGGANG 1 , Do The Best…..  ( oleh frans aso )

—->>  Sunday, October 11, 2009 Pampang Samarinda, a historic day for the Village Pampang. Since at 07.30 in the morning rush had begun. At about 10 am about 250 personnel ENGGANG troops began arriving in Pampang, they come with 2 buses and dozens of cars ….

In front of Hall Lamin, some indigenous elders have welcomed alert, and promptly at 10:15 wita ENGGANG  troops arrived in front of Lamin in a position directly facing the indigenous Dayak elders … few moments later the situation began to look nervous …

But a moment later, looking a speech and intimacy between them …, it does not want to hornbills troops invaded Lamin Hall, but they were paid a visit to commemorate the anniversary of their corps PT.  Enseval Putera Megatrading Tbk. who was celebrating the anniversary. 36.

PT. Enseval Putera Megatrading  is National Pharmaceutical Company of the leading in Indonesia, with branches spread all over Indonesia, with the number of branch offices around 40 branches spread of DI Aceh province to Papua.

Sunday, October 11, 2009 into a very special day for PT. Enseval Samarinda branch, because the emotional closeness, the welcome and was given permission by the elders of the indigenous Dayak Kenyah tribe to hold a birthday party on Indigenous Lamin Hall, which is considered sacred places by indigenous peoples.

Anniversary events, was followed by all employees and their families and representatives from the principal.

The event begins with the ritual of welcoming ceremony by indigenous elders as a sign of bad luck for the expulsion of all malice and wickedness is removed so that the event went smoothly. Then proceed with the use of traditional dress to the party leadership, and giving the necklace to the head section 12.

Further along the same party walked toward Central Lamin. Arriving at the Center of Indigenous elders Lamin provide a welcoming and gave the place to be used for Birthday party.

Ulant ceremonial event next year can be done, the event for the event smoothly and festive. All employees enthusiastically engaged and active, so the situation looks alive and boisterous.

Promptly at 13:30 wita, Birthday ceremonial events and finished watching the show continued with local arts attractions Dayak Kenyah tribe. Lamin hall became crowded because of about 150 public visitors are allowed to enter to watch Lamin art area attractions.

Among  crowd of visitors looking entourage Yoanita National Artist.

14:00 hrs s / d 15:00 hours Central wita Lamin always roar of applause that gives visitors the attractions applaus Kenyah dance very fascinating.

In dance Leleng, ENGGANG  troops seemed to go dancing with excitement Dayak Kenyah people Pampang.

wita around 16:00 hours after the picture-picture content, the group Helmeted troops (EPM Samarinda) said goodbye to the traditional elders and returned to Headquarters Jl. IR Sutami Samarinda.

HAPPY BIRTHDAY ENSEVAL ……

ENGGANG -1 , Do The Best ….. (By frans aso)

Presiden 7 hari, suku Dayak Kalimantan

Asyik juga ngobrol dengan Amai Pebulung , seorang tetua Suku Dayak Kenyah Pampang.

Usianya sudah diatas 100 tahun, berjalan dengan dibantu tongkat, namun wajahnya senantiasa ceria, tatapan matanya tetap berbinar dan tajam, muka cerah penuh persahabatan.

Jika ngobrol dengan Amai Pebulung, anda tidak akan pernah bosan…beliau sanggup bercerita berjam-jam, gayanya yang ceria dan kocak dengan bahasa Indonesia yang cukup lancar akan memberikan anda petualangan inspirasi, apalagi bagi anda yang suka menulis dan suka sejarah.

Mau membuat tulisan tentang asal usul Suku Dayak, atau asal usul Warga Dayak Pampang? tak perlu jauh jauh, anda akan mendapat informasi dari sumbernya langsung.  Saya termasuk orang yang beruntung karena sering ketemu beliau, salah satunya adalah kisah beliau bahwa beliau pernah menjadi PRESIDEN selama 7 hari……

Mau tau ceritanya…Jika anda kebetulan ada diSamarinda atau merencanakan perjalanan ke Samarinda  luangkan waktu berkunjung ke Pampang dan ketemu Amai Pebulung,  maka anda akan dapat cerita langsung dari sumbernya…. (by frans aso)

Published in: on September 16, 2009 at 1:59 pm  Komentar (2)  
Tags: , , , ,

Puasa, Pengunjung Pampang berkurang

Minggu,  13 September 2009 ,

anak Dayak Bertepatan dengan bulan puasa, berdampak pada kunjungan wisatawan ke Pampang. Selama bulan puasa ini pengunjung sedikit berkurang. Namun demikian menurunnya jumlah pengunjung ini tidak mempengaruhi warga Pampang dalam menampilkan atraksi seni dan budayannya.  ” Memang biasanya bulan puasa agak sepi pengunjung, namun tahun ini jumlah pengunjung selama puasa jauh lebih banyak daripada tahun lalu “,  Atraksi seni budaya ini adalah acara rutin, sehingga ada ataupun tidak ada pengunjung kami akan tetap menari”  demikian disampaikan oleh Amai Pujang, beliua adalah ketua seksi kesenian Pampang.   Pernyataan tersebut bukanlah omong kosong, terlihat dari jumlah tarian yang ditampilkan lengkap dan tetap bersemangat… tak urung tampilan tersebut tetap memukau para pengunjung yang sebagian warga negara asing tersebut.

Dalam minggu, ini Pampang akan ramai dikarenakan adanya acara Pekan Remaja. Pekan Remaja ini akan berlangsung selama 1 minggu dan dibuka pada hari selasa 15 September 2009. Dalam acara pekan remaja biasanya akan banyak dilakukan kegiatan, diantaranya pertandingan olah raga, kesenian dll. Para peserta biasanya akan menginap dirumah-rumah warga Pampang. Dari sinilah kita bisa melihat persatuan dan kebersamaan warga Dayak Kenyah yang masih berlangsung dan terjaga sampai saat ini.  ( by frans aso )

Published in: on September 14, 2009 at 12:25 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Myth MANDAU FLY, an astonishing fact

Panglima Sumpit At the time of inter-ethnic riots Occurrence in Sambas and Sampit, many    developing story about the phenomenon Mandau Fly: (Mandau who could fly would auto target, can choose and decapitate the enemy). It is quite thrilling and make anyone shudder learn.

All returned to the hearing, believe it or not. However, many testimonies that confirmed the truth of these phenomena.

Whatever the story must be underlined that Mandau is a traditional weapon Dayak tribes. Mandau has become a symbol of strength, a symbol of justice, a symbol of unity and a symbol of the life of the Dayak tribe.

For the Dayak, bringing Mandau everywhere are common, no need to worry. To revoke Mandau should not be arbitrary, there are rules. Mandau not be used to threaten other people, either one could get the customary fine. New Mandau  from its sheath will be withdrawn only if the conditions very driven to defend themselves, and said to each Mandau  out of the holster must have victims.

Mandau  flying could allegedly committed by tribe elders who have a higher supernatural power, through a certain ritual eating Mandau  will be flying off to find the target, almost certainly Mandau  will not misplaced. Mandau flies and ritual will be performed only in emergency conditions for very  keep alive  life.

There was testimony that can not be accepted by common sense, the incident in Sampit few years ago where there is ethnic Chinese family, with an attendant from a particular ethnic. The house is in a closed condition, they are all in the house, but suddenly the maid’s neck was cut with blood. Because of the fear and trauma, so he thought long without one ethnic Chinese family that was also left home with only take items can be brought back to the makeshift city of Malang.

Yes Mandau Fly stories between myth and reality … .. (by frans aso)

Published in: on September 11, 2009 at 9:30 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

Tari Pampaga’ , tampilan terbaru gadis gadis Dayak Kenyah Pampang

Jika anda berkunjung ke Pampang pada hari minggu jam 14.00-15.00 wita.  maka jika lagi

anak gadis dayak

anak gadis dayak

beruntung  anda akan dapat menyaksikan tarian baru yang amat jarang ditarikan.  “Tari Pampaga’ ” di tarikan oleh gadis gadis suku Kenyah dengan penuh semangat dan keceriaan. menyaksikan tarian ini, Andrenalin anda akan segera terpompa, rasa lelah dan kantuk akan segera sirna.

Akan lebih beruntung lagi, jika anda dapat menyaksikan tarian Sumpit,  tarian ini tidak akan bisa anda temukan dimanapun, dan hanya ada di Pampang. Bagaimana senjata sumpit digunakan secara nyata dalam sebuah rangkaian tarian ???   ……. (by frans aso )

Published in: on September 8, 2009 at 12:50 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

kisah Orang KENYAH (part-2), lamin di Apo Kayan

sumpitJika ke Samarinda jangan lewatkan berkunjung ke : PAMPANG , hanya 20 menit dari terminal lempake, arah ke  Bontang.

Inilah sepenggal kisah tentang orang Kenyah ( sambungan )

Kehidupan di Apokayan sesungguhnya dapat ditelusuri disepanjang sungai Kayan. Penduduk daerah ini berjumlah sekitar 5200 jiwa, sebagian besar membuat rumah sepanjang tepian sungai. Disini terdapat dua kecamatan, yaitu kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir. Di Kayan Hulu terdapat lima desa yakni Long Ampung, Long Nawang, Nawang Baru, Long Temuyat dan Long Payau. Sedangkan di kayan hilir ada tiga desa, yaitu sei Anai, Metum I dan Data Dian.

Rumah rumah tinggal mereka masih khas. Uma’ Dado’ atau Lamin adalah rumah asli peninggalan Dayah Kenyah yang masih utuh. Bangunan ini dibuat dari kayu ulin, beratap sirap. Lamin dihiasi lukisan daun paku simetris dengan aneka warna. Bentuknya sebagian menyerupai tatto dibagian tangan kaum wanitanya. Mereka juga dikenal mahir membuat manik-manik dan pemahat handal patung Totem.

Kaum wanitanya cantik cantik. Kecuali bertatto, mereka juga dapat dikenali dengan saratnya anting gelang ditelinganya. Dalam acara acara tertentu, misalnya pesta perkawinan, mereka kerap menarikan Burung Enggang dan Tarian Gong. Belakangan tarian ini menjadi komoditas bagi para turis yang datang ke daerah itu. Pemandangan ini dapat dilihat di desa Long Bagun dan Long Iram.  ( by frans aso )

—–bersambung



Published in: on September 8, 2009 at 12:23 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

Sumpit vs Mandau , Duel maut

Ketika harga diri harus dipertahankan, ketika kekuasaan dan keperkasaan harus ditunjukkan, maka pertarungan tidak bisa dielakkan.  Sesama saudara harus bertarung, maka dua jenis senjata sekandung harus bertemu ujung.  SUMPIT senjata tradisional dengan ujung bertombak dan racun mematikan harus berhadapan dengan MANDAU senjata mistis penuh rahasia.

Dapatkan petualangan ini hanya di Pampang, Samarinda Kalimantan Timur .  (by frans aso)

berita lainnya di blok ini……………………………..

Published in: on September 3, 2009 at 12:14 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.