BLOK KHUSUS untuk Pampang samarinda

Blog ini mulai mengudara 26 Agustus 2009 . Blog ini, kami dedikasikan khusus untuk memuat segala informasi tentang Pemukiman Suku Dayak Kenyah, Taman Wisata Budaya Pampang, Samarinda Kalimantan Timur.  Segala seluk beluk, kegiatan dan segala hal yang terkait dengan Pampang akan kami informasikan di blog ini.  Up date terus segala informasinya.  Dengan antusias kami ucapkan SELAMAT DATANG di blog ini.  Kami ucapkan SELAMAT DATANG DI TAMAN WISATA BUDAYA PAMPANG …!!!!  , Kami undang Bapak/Ibu/saudara untuk singgah di kampung kami….salam hangat kami—>frans aso.

Published in: on Agustus 30, 2009 at 4:02 pm  Comments (3)  
Tags: , , , , , , , ,

Teroris asal MALINGsial patut diwaspadai.

Patut di pertanyakan di renungkan dan dianasisa secara lebih mendalam, oleh seluruh warga bangsa Indonesia, Pemerintah, Aparat Intejen…..

Para Teroris kelas kakap yang menghancurkan negeri ini sebagaian adalah warga negara MALINGsial,  dan para tersangka teroris yang warga negara Indonesia sebagian besar sekolahnya juga di MALINGsial.

Kenapa mereka tidak menebar BOM di Negara MALINGsial saja, yang jelas jelas koloni negara Barat ???!!!!!  Jangan- jangan ini memang skenario sistemik yang dibuat tetangga tersebut untuk meruntuhkan NKRI, soalnya kalo nyerang terang terangan kagak berani…. , karena mereka memang tidak pernah punya pengalaman perang. wong merdeka aja karena dikasihani…..,

Lihat saja semua-semua diaku, kalau di tanya dan dihadapi lari dan mangkir…macam tukang copet saja…  Terakhir lagu KEBANGSAAN INDONESIA RAYA  di lecehkan dengan sebuah plesetan berkelas rendah…

MANDAU TALAWANG SIAP MENGHADANG…….!!!!!

Published in: on Agustus 30, 2009 at 2:48 pm  Comments (2)  
Tags: ,

Tokoh muda yang tak ingin menonjol

Laing AlongLaing Along, tak banyak orang yang kenal, tak banyak orang menyangka. Dari tangan terampil anak muda Dayak ini melahirkan lantunan bunyi sampek yang mendayu-dayu. Dan dari tangan pemuda pendiam ini tercipta berbagai jenis Mandau berkelas kategori “Jempol”.

Sosok yang terkesan pendiam namun ramah, dan juga pandai berbahasa Inggris. Laing Along adalah pribadi yang ulet dan perfeksionis, jika ingin mendapatkan “Mandau berkelas”, datang saja ke pampang di sebelah UMA’ DADO’ SUNI ASO.  (by frans aso )

Published in: on Agustus 30, 2009 at 1:48 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags:

MISS Kaltim, go to pampang

miss kaltimJUNI 2009 lalu, Pampang menyelenggarakan acara ‘plas tahun’ yaitu pesta panen, yang merupakan acara tahunan sebagai ucapan syukur kepada Tuhan atas panen yang diberikan setiap tahun.

Dalam acara tersebut ada tamu istimewa yaitu Miss Kaltim, yang juga didaulat untuk memberikan kata sambutan.  Miss Kaltim yang juga calon Dokter ini ternyata memiliki perhatian yang besar terhadap budaya daerah terutama budaya Dayak Pampang, dia juga terlihat tidak canggung berbaur dengan masyarakat setempat.  (by -frans aso)

lihat berita lainya …….

Published in: on Agustus 30, 2009 at 1:26 pm  Comments (1)  
Tags:

WAR DANCE , pampang Samarinda Borneo

War DanceThe Warrior Legend of DAYAK KENYAH,  Pampang Samarinda, East Borneo, Indonesia.

Published in: on Agustus 28, 2009 at 2:01 pm  Comments (1)  
Tags: , ,

Bank Mandiri peduli budaya Dayak Pampang

Panglima DayakKamis, 16 Juli 2009 menjadi hari yang agak berbeda di Pampang, kesibukan mulai terasa sejak pagi .  Warga mempersiapkan acara penyambutan rombongan tamu dari Bank Mandiri.  Pada hari itu Bank mandiri berencana menyerahkan bantuan program bina lingkungan Corporate Social Responsility ( CSR ) yang di serahkan secara simbolis oleh Bpk. Agus Martowardojo ( Direktur utama Bank Mandiri ).

” Bantuan ini dijelaskan merupakan bentuk kepedulian Bank Mandiri terhadap kemajuan sektor pariwisata yang diharapkan juga nantinya bisa menunjang perekonomian masyarakat Pampang “.

Bantuan yang diberikan diperuntukkan meliputi Perbaikan Jalan, Pengecatan lamin, dan perbaikan sanitary dengan total dana sebesar Rp 50 juta.

Dengan bantuan dari Bank Mandiri ini masyarakat Pampang merasa bersyukur, sehingga keberadaan Lamin bisa terawat dengan lebih baik, dan memuat pengunjung menjadi lebih nyaman.

Amai Pujang ( sebagai ketua pengurus kesenian),  berharap agar bantuan ini dapat segera direalisasikan,  sehingga bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Pampang dan pengunjung yang datang ke Pampang.

Kepedulian Bank Mandiri yang memiliki komitmen sosial yang tinggi ini tentu patut di acungi jempol….., semoga ini akan menginspirasi sektor perbankan di Samarinda terhadap sektor sosial dan Budaya setempat.  (by. frans aso )

Published in: on Agustus 28, 2009 at 12:47 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

Swiss-Belhotel Samarinda, bisa sebagai pelopor

Putri Kenya 1 Letak Pampang yang strategis, tidak jauh dari pusat kota  ditambah dengan eksotika etnik Dayak yang khas merupakan potensi wisata yang berkarakter dan berkesan bagi pengunjung.  Ditengah maraknya claim budaya kita oleh negara tetangga, sudah saatnya kita menyisihkan sedikit waktu dan fikiran untuk memberi perhatian pada sektor budaya ini.

Penulis berandai-andai , “seandainya Pampang bisa dikelola seperti wisata budaya di Bali, atau di Thailand …!!! betapa bangganya kita warga Samarinda.  Penulis yakin hanya butuh sedikit polesan, hanya butuh sedikit sentuhan lagi maka hal tersebut bukanlah sebuah per-andai-andaian, hal tersebut bukanlah sebuah mimpi.  Seandainya ada pengusaha swasta atau pribadi-pribadi yang tergerak untuk mengembangkan wisata Pampang sebagai kebanggaan bumi etam ….!!!

Letaknya yang amat dekat dengan kota Pusat Kota dan akses jalan yang amat mudah, sangat memungkinkan bagi Hotel-hotel di Samarinda untuk memasukkan dan menawarkan Pampang ke dalam Paket Tour bagi para tamu hotel.  Swiss-Belhotel yang dalam pantauan penulis telah sering secara regular mengantarkan tamunya ke Pampang, bisa menjadi pelopor bagi dunia perhotelan di samarinda.

Apabila setiap hotel disamarinda membuat paket tour ke Pampang, bisa dibayangkan dampak positif  bagi dunia pariwisata kota Samarinda.  Sehingga dimungkinkan acara atraksi budaya diadakan setiap hari sesuai dengan request pihak Hotel.

Memang dari sisi bisnis, sektor ini bisa dikatakan belum terlalu menjanjikan, namun dari dari sisi spirit sektor ini memiliki posisi  strategis yang dapat menggerakkan sektor yang lainnya.

penulis : frans aso /

Published in: on Agustus 28, 2009 at 9:33 am  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Hotel dan Agen travel berperan dalam promosi budaya Dayak.

Lamin PampangTaman Wisata Budaya Pampang,   daerah dipinggir kota samarinda yang tidak pernah sepi.  Setiap hari selalu ada pengunjung yang datang untuk melihat secara langsung kehidupan warga Suku Dayak Kenyah. Pengunjung biasanya selalu penasaran untuk melihat LAMIN yang merupakan Rumah panjang tempat berbagai kegiatan warga Pampang. Dan yang tidak dilupakan adalah “JEPRET”/berfoto ria di depan Lamin . Pada hari biasa biasanya pengunjung tidak bisa masuk sampai kedalam Lamin, namun kalau lagi beruntung pengunjung dapat bertemu  Amai (sebutan Bapak untuk orang Kenyah) atau Uek (sebutan ibu untuk orang Kenyah), maka pengunjung bisa berfoto ria.

Keramaian akan semakin terasa pada hari Sabtu dan puncaknya pada hari Minggu.  Setiap hari Minggu warga Pampang mengadakan acara Adat berupa tarian Tradisional, yang menggambarkan kehidupan orang Dayak Kenyah.  Warga pampang amat membuka diri dan  toleran terhadap pengunjung yang datang.

Sejak januari 2009,  warga Pampang terus berbenah dalam penyajian atraksi tariannya.  Setiap hari minggu pengunjung semakin banyak, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing.  Tercatat wisatawan dari berbagai negara telah berkunjung di Pampang, bahkan seringkali ada rombongan dengan mengunakan bus.

Dengan semakin bangkitnya wisata Budaya pampang dan semakin banyaknya pengunjung yang datang, tentu diharapkan akan memiki dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat, dan memiliki dampak positif  terhadap pelestarian budaya Suku Kenyah yang merupakan salah satu aset utama kekayaan budaya kota Samarinda.

Tidak bisa dipungkiri,  Pampang adalah salah satu aset wisata UTAMA yang dimiliki oleh Pemkot Samarinda.  Namun ironisnya keberadaan Pampang belum terkelola dengan baik.  Diperlukan sentuhan dan uluran tangan baik dari Pemerintah maupun Swasta yang peduli terhadap pelestarian Budaya daerah.

Perhatian dari pemerintah daerah dalam membantu promosi wisata Pampang, akan amat berarti dalam pelestarian Taman Budaya Pampang ini. Selain itu pihak swasta salah satunya adalah Perhotelan dan Agent Travel  dapat amat membantu dalam mempromosikan Taman Wisata Budaya Pampang ini kepada setiap pengunjung yang datang/menginap di Hotel.

Dengan cara sederhana dan mudah pihak hotel dapat memberikan informasi Wisata Budaya Pampang ini kepada setiap pengunjung, salah satu caranya adalah dengan menyediakan pamflet atau mencetak pamflet yang ada di blog ini dan di tempel di Lobby Hotel.  Demikian pula dengan pihak travel Agent cukup cetak pamflet yang ada di blog ini dan tempelkan .

Dari hasil pengamatan kami, Swissbel Hotel Borneo Samarinda, adalah hotel yang paling sering membawa tamu Hotel berkunjung ke Pampang pada hari minggu.

Apabila semua hotel di kota Samarinda dapat membuat paket kunjungan ke Pampang pada hari minggu, tentu hal ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi geliat wisata Budaya Pampang. Disisi lain tentu akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung/tamu Hotel.

Dari hasil wawancara kami dengan para tamu baik domestik maupun asing, “mereka merasa amat senang, karena pertunjukan ini cukup langka, dimainkan ditempat aslinya, mereka merasakan sebuah petualangan yang berbeda.

Semoga tulisan ini dapat menginspirasi kita.

create by : frans aso

Published in: on Agustus 27, 2009 at 1:08 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

Jakarta-visit to Samarinda jangan lewatkan yang satu ini

Dayak girlsJika sedang mengadakan kunjungan ke Samarinda, sayang jika dilewatkan moment ini.  Kawasan Wisata Budaya Pampang.  Bukan sekedar tempat yang dibuat untuk berwisata, tetapi memang tempat tinggal Asli Suku dayak Kenyah.  Sehingga tidak perlu jauh-jauh menembus hutan Kalimantan,  cukup datang ke Pampang.  Jaraknya amat dekat dari Pusat Kota hanya 20 menit dari Terminal Lempake Samarinda dan hanya 10 menit dari Kebun Raya Samarinda. Terletak sepanjang jalan poros antara Samarinda – Bontang.  Jalan masuk ke lokasi beraspal cukup baik.  Masyarakatnya juga sangat membuka diri terhadap pengunjung- yang datang.  Jika ingin mencari soufenir yang dibuat oleh orang Dayak, anda akan mendapatkan di lokasi ini.  Ingin berfoto dengan Ibu bertelinga panjang atau tetua suku,  anda bisa singgah di Uma’ Dado SUNI ASO, dan menayakannya di sana, anda akan dibantu untuk bisa berfoto…..

Published in: on Agustus 27, 2009 at 3:19 am  Comments (1)  
Tags: , , , ,

Dayak Spirit, Tarian Sumpit from Pampang

Dayak Spirit …. Tarian disertai dengan atraksi menyumpit dengan senjata tradisional.  Bagaimana rahasia berburu dan bertarung dengan senjata Sumpit ? Bagaimana senjata Sumpit dipergunakan untuk berburu? seberapa akurat senjata sumpit bisa mengenai sasarannya ?   ……. temukan jawaban hanya di Pampang setiap hari minggu jam 14.00 – 15.00 wita.

BDayak Spirit