Hotel dan Agen travel berperan dalam promosi budaya Dayak.

Lamin PampangTaman Wisata Budaya Pampang,   daerah dipinggir kota samarinda yang tidak pernah sepi.  Setiap hari selalu ada pengunjung yang datang untuk melihat secara langsung kehidupan warga Suku Dayak Kenyah. Pengunjung biasanya selalu penasaran untuk melihat LAMIN yang merupakan Rumah panjang tempat berbagai kegiatan warga Pampang. Dan yang tidak dilupakan adalah “JEPRET”/berfoto ria di depan Lamin . Pada hari biasa biasanya pengunjung tidak bisa masuk sampai kedalam Lamin, namun kalau lagi beruntung pengunjung dapat bertemu  Amai (sebutan Bapak untuk orang Kenyah) atau Uek (sebutan ibu untuk orang Kenyah), maka pengunjung bisa berfoto ria.

Keramaian akan semakin terasa pada hari Sabtu dan puncaknya pada hari Minggu.  Setiap hari Minggu warga Pampang mengadakan acara Adat berupa tarian Tradisional, yang menggambarkan kehidupan orang Dayak Kenyah.  Warga pampang amat membuka diri dan  toleran terhadap pengunjung yang datang.

Sejak januari 2009,  warga Pampang terus berbenah dalam penyajian atraksi tariannya.  Setiap hari minggu pengunjung semakin banyak, baik wisatawan domestik maupun wisatawan asing.  Tercatat wisatawan dari berbagai negara telah berkunjung di Pampang, bahkan seringkali ada rombongan dengan mengunakan bus.

Dengan semakin bangkitnya wisata Budaya pampang dan semakin banyaknya pengunjung yang datang, tentu diharapkan akan memiki dampak positif bagi ekonomi masyarakat setempat, dan memiliki dampak positif  terhadap pelestarian budaya Suku Kenyah yang merupakan salah satu aset utama kekayaan budaya kota Samarinda.

Tidak bisa dipungkiri,  Pampang adalah salah satu aset wisata UTAMA yang dimiliki oleh Pemkot Samarinda.  Namun ironisnya keberadaan Pampang belum terkelola dengan baik.  Diperlukan sentuhan dan uluran tangan baik dari Pemerintah maupun Swasta yang peduli terhadap pelestarian Budaya daerah.

Perhatian dari pemerintah daerah dalam membantu promosi wisata Pampang, akan amat berarti dalam pelestarian Taman Budaya Pampang ini. Selain itu pihak swasta salah satunya adalah Perhotelan dan Agent Travel  dapat amat membantu dalam mempromosikan Taman Wisata Budaya Pampang ini kepada setiap pengunjung yang datang/menginap di Hotel.

Dengan cara sederhana dan mudah pihak hotel dapat memberikan informasi Wisata Budaya Pampang ini kepada setiap pengunjung, salah satu caranya adalah dengan menyediakan pamflet atau mencetak pamflet yang ada di blog ini dan di tempel di Lobby Hotel.  Demikian pula dengan pihak travel Agent cukup cetak pamflet yang ada di blog ini dan tempelkan .

Dari hasil pengamatan kami, Swissbel Hotel Borneo Samarinda, adalah hotel yang paling sering membawa tamu Hotel berkunjung ke Pampang pada hari minggu.

Apabila semua hotel di kota Samarinda dapat membuat paket kunjungan ke Pampang pada hari minggu, tentu hal ini akan memberikan dampak yang luar biasa bagi geliat wisata Budaya Pampang. Disisi lain tentu akan memberikan kesan tersendiri bagi pengunjung/tamu Hotel.

Dari hasil wawancara kami dengan para tamu baik domestik maupun asing, “mereka merasa amat senang, karena pertunjukan ini cukup langka, dimainkan ditempat aslinya, mereka merasakan sebuah petualangan yang berbeda.

Semoga tulisan ini dapat menginspirasi kita.

create by : frans aso

Published in: on Agustus 27, 2009 at 1:08 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://pampangsuniaso.wordpress.com/2009/08/27/hotel-agen-travel-berperan-dalam-promosi-budaya-dayak-kenyah/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: