kisah Orang KENYAH (part-2), lamin di Apo Kayan

sumpitJika ke Samarinda jangan lewatkan berkunjung ke : PAMPANG , hanya 20 menit dari terminal lempake, arah ke  Bontang.

Inilah sepenggal kisah tentang orang Kenyah ( sambungan )

Kehidupan di Apokayan sesungguhnya dapat ditelusuri disepanjang sungai Kayan. Penduduk daerah ini berjumlah sekitar 5200 jiwa, sebagian besar membuat rumah sepanjang tepian sungai. Disini terdapat dua kecamatan, yaitu kecamatan Kayan Hulu dan Kayan Hilir. Di Kayan Hulu terdapat lima desa yakni Long Ampung, Long Nawang, Nawang Baru, Long Temuyat dan Long Payau. Sedangkan di kayan hilir ada tiga desa, yaitu sei Anai, Metum I dan Data Dian.

Rumah rumah tinggal mereka masih khas. Uma’ Dado’ atau Lamin adalah rumah asli peninggalan Dayah Kenyah yang masih utuh. Bangunan ini dibuat dari kayu ulin, beratap sirap. Lamin dihiasi lukisan daun paku simetris dengan aneka warna. Bentuknya sebagian menyerupai tatto dibagian tangan kaum wanitanya. Mereka juga dikenal mahir membuat manik-manik dan pemahat handal patung Totem.

Kaum wanitanya cantik cantik. Kecuali bertatto, mereka juga dapat dikenali dengan saratnya anting gelang ditelinganya. Dalam acara acara tertentu, misalnya pesta perkawinan, mereka kerap menarikan Burung Enggang dan Tarian Gong. Belakangan tarian ini menjadi komoditas bagi para turis yang datang ke daerah itu. Pemandangan ini dapat dilihat di desa Long Bagun dan Long Iram.  ( by frans aso )

—–bersambung



Published in: on September 8, 2009 at 12:23 pm  Tinggalkan sebuah Komentar  
Tags: , , ,

The URI to TrackBack this entry is: https://pampangsuniaso.wordpress.com/2009/09/08/kisah-orang-kenyah-part-2-lamin-di-apo-kayan/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: