Minggu DAMAI di Desa Pampang

DAMAI itu INDAHPampang, lokasi dipinggir kota samarinda yang terletak di area perbukitan Sei Siring, siapa sangka ditempat seperti ini terdapat hiruk pikuk dan keramaian.  Setiap hari hilir mudik kendaraan tak pernah henti, mereka rata rata ingin menyeksikan secara langsung kehidupan/perkampungan suku Dayak dan ingin melihat secara langsung rumah Adat yang biasa disebut LAMIN.

Warga Pampang sebagian besar beragara Kristen dan Katholik.  Maka tidak heran pada hari minggu mulai pagi suasana akan kelihatan DAMAI. Warga pada hari minggu akan menghentikan segala kegiatan rutin, warga akan terlihat santai dan namun sibuk mempersiapkan diri untuk melakukan Ibadah.

Ibadah akan selesai sekitar jam 12.00 Wita.  dan setelah itu warga akan terkonsentrasi untuk mempersiapkan acara Kesenian di LAMIN.  Sebagian sibuk membawa sayur sayuran segar untuk dijajakan di lamin, sebagian lainya sibuk mempersiapkan aneka cenderamata, sementara para pengurus kesenian sibuk mempersiapkan acara atraksi kesenian.

Selain menyaksikan atraksi kesenian, para pengunjung biasanya amat tertarik untuk membeli sayur-sayuran segar hasil kebun warga Pampang.  Selain harganya murah, sayur tersebut juga bebas dari pupuk.  Aneka souvenir juga cukup menarik perhatian sebagai buah tangan.

Bagi para pengunjung juga diberikan kenang kenangan berupa GELANG khas PAMPANG. ( oleh frans aso )

—-> Pampang, lane location samarinda city located in the hills area Siring Sei, who would have thought places like this are the noise and crowds. Every day the vehicle back and forth can never stop, they want average life directly menyeksikan / Dayak tribe villages and want to see the house directly Traditional commonly called LAMIN.

Residents Pampang most Christian and Catholic. So no surprise on Sunday morning, the atmosphere will begin to look PEACE. Citizens on Sunday to halt all routine activities, people will look relaxed and yet busy preparing themselves for worship.

Worship will be finished around 12:00 Wita. and after that people will be concentrated to prepare the event in LAMIN Art. Some busy bringing fresh vegetables sold dilamin, some busy getting various souvenirs and arts administrators busy preparing the arts attractions.

Besides witnessing the arts attractions, the visitors are usually very interested in buying fresh vegetables plantations Pampang citizens. Besides low cost, these vegetables are also free from manure. Various souvenirs are also quite interesting as the fruit of his attention.

For the visitors were also given recalls memories a PAMPANG bracelet, (by frans aso)

The URI to TrackBack this entry is: https://pampangsuniaso.wordpress.com/2009/10/23/minggu-damai-di-desa-pampang/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: