Pesparawi IX, Luar Biasa

IMGA0666Stadion Madya Sempaja Samarinda, minggu 8 Nopember 2009 di padati oleh ribuan warga baik yang berasal dari kota Samarinda maupun berbagai kota di seluruh Indonesia.  Mereka ingin menyaksikan pembukaan Pesta Paduan Suara Gerejawi Nasional ke IX.

Acara berlangsung dengan amat meriah, diantaranya adalah selebrasi peserta dari Papua yang menarik perhatian pengunjung.  IMGA0703Dalam acara pembukaan tersebut ditampilkan tarian kolosal yang amat spektakuler, yang melibatkan warga Dayak dari berbagai sub Suku yang ada di Kaltim antara lain Dayak Kenyah, Dayak Krayan, Dayak Tunjung dll.

Tarian kolosal tersebut dimulai dengan cerita jaman kegelapan dan penyembahan berhala yang dianut warga Dayak pada masa lampau,  dilanjutkan dengan perang antar suku yang sering terjadi dalam kehidupan masyarakat dayak pada masa lampau mengandalkan DSC01376kekuatan kegelapan,dukun-dukun. Namun pada akhirnya kekuatan dukun-dukun tersebut tidak dapat mengalahkan kekuatan Allah.

Pada akhirnya, mereka meninggalkan kekuatan kegelapan dan mengakui kekuatan tertinggi datangnya dari Allah, dan pada akhirnya kehidupan damai mereka dapatkan sampai saat ini.

Dalam tarian kolosan tersebut, sekitar 120 orang muda-mudi warga Suku Dayak Kenyah Pampang ikut serta dengan menyajikan TARI PERANG dibawah komando Martinus Usat..

(oleh frans aso )

 

Sampek, alat musik tradisional Dayak

sampek 1Sampek adalah alat musik tradisional Suku Dayak, terbuat dari berbagai jenis kayu ( kayu arrow, kayu kapur, kayu ulin).  Dibuat secara tradisional. Proses pembuatan bisa memakan waktu berminggu minggu.  Dibuat dengan 3 senar, 4 senar dan 6 senar. Biasanya sampek akan diukir sesuai dengan keinginan pembuatnya, dan setiap ukiran memiliki arti.

Mendengarkan bunyi sampek yang mendayu dayu, seolah memiliki roh/kekuatan. Di Pampang banyak warga yang amat mahir memainkan sampek.  Bunyi sampek biasa digunakan untuk mengiringi sebuah tarian, atau memberikan semangat bagi para pasukan perang.   ( by frans aso )
Saksikan pertunjukannnya setiap hari minggu jam 14.00 s/d 15.00 wita di Balai Lamin Adat suku Dayak Kenyah Pampang Samarinda. 20 menit darri terminal Lempake.

pampaga—> Sampek is a traditional musical instrument Dayak tribes, made from various types of wood (wood arrow, lime wood, ironwood). Traditionally made. Making process could take weeks and weeks. Made with 3 strings, strings 4 and 6 strings. Usually Sampek be engraved according to the manufacturer desires, and every carving has a meaning.

Listening to the sound of the  Sampek , as a spirit / strength. In Pampang many highly skilled people who play Sampek. The sound Sampek used to accompany a dance, or encouragement for the forces of war. (By frans aso)

Published in: on September 1, 2009 at 2:07 pm  Comments (8)  
Tags: , , ,