Panglima Sumpit ada di Bali ? siapa sangka..?

GWK Bali, 12 Januari 2010

Waktu menunjukkan pukul 20.30 wita. Di tengah acara makan malam sebuah perusahaan swasta nasional yang terkemuka, disamping kolam sekelompok pemusik  mulai memainkan musik gamelan khas Bali dengan apik , sambil makan para pengunjung terlihat asyik menikmati alunan musik tersebut.

Sebentar kemudian seorang gadis bali dengan pakaian khas daerah mulai melenggak lenggok dengan gemulai nenarikan tarian khas Bali.  Para pengunjung semakin terpukau dan hanyut dalam alunan musik dan tari, sejurus kemudian mulai terlihat beberapa pengunjung memasuki panggung arena menari, mereka asyik ikut menari bersama gadis penari bali tersebut.

Setelah beberapa lelaki tersebut turun dari panggung, dilanjutkan oleh tampilnya seorang lelaki berbaju batik ke atas panggung, Lelaki tersebut mulai menari dengan gerakan-gerakan khas yang tidak lazim ada di bali, beberapa pengunjung mulai berteriak ..itu tari Dayak.. itu tari Dayak…, laki laki itupun asyik menari dengan iringan musik Bali….

Banyak pengunjung yang kagum dan terheran-heran dengan tarian lelaki tersebut, namun mungkin tak ada satupun yang menyangka Panglima Sumpit bersama mereka.   by. frans aso

Sumpit beracun

Tarian ini belum banyak di ekspos, belum banyak di ketahui bahkan belum menjadi sajian utama dalam atraksi seni budaya Dayak di desa Pampang.  Ibarat menu masakan tari menyumpit/tari berburu ini adalah menu khusus atau menu bonus.  Penyebabnya adalah sebagian besar warga enggan untuk menanpilkan kemahiran menyumpit tersebut dalam sebuah tarian, karena sumpit dianggap sebagai senjata rahasia.

Namun demikian dalam setiap penampilannya, Tari sumpit menjadi tarian yang paling menarik dan membuat detak jantung para pengunjung berdegub kencang.  Kenapa demikian ??? ada baiknya saksikan sindiri, karena tarian ini hanya ada di Desa Pampang.

Tari menyumpit/Tari berburu menceritakan pamuda dayak  dalam membela diri dengan senjata khas yaitu MANDAU,  dilanjutkan dengan kepiawaian berburu di hutan dengan senjata sumpit ( tombak panjang, berlubang didalamnya ).

Pengunjung akan melihat secara langsung bagaimana senjata sumpit di gunakan, bagaimana anak-anak sumpit tersebut bisa menancap pada batang-batang kayu ulin. Kalo lagi beruntung pengunjung akan diminta untuk mencoba meniup sumpit tersebut ke sasaran yang telah disiapkan.

Saksikan petualangan menarik ini hanya di Desa Pampang, Samarinda.  by frans aso